22 Mei

Gelar Ujian Keahlian Pelaut di Kampus AKMI Suaka Bahari Cirebon, Taruna/i Siap Menuju Dunia Kerja

AKMI Suaka bahari Cirebon Kembali Melaksanakan Ujian Profesi Pelaut untuk Jabatan Perwira Kapal Niaga Berstandar STCW-IMO.

Sejak Senin (22/5) taruna/i AKMI Suaka Bahari Cirebon mengikuti Ujian Keahlian Pelaut (UKP). Ujian ini diadakan selama tiga hari sampai Rabu (24/5). UKP merupakan salah satu proses yang wajib diikuti oleh para taruna/i pelayaran jurusan Nautika dan Tehnika sebelum menjalani masa praktek laut(PRALA) sebagai bagian dari program AKMI Suaka Bahari Cirebon agar dapat mengenal, mempelajari, memahami, dan mempraktikkan langsung segala kegiatan yang berhubungan dengan pelayaran. Tujuannya agar selepas dari masa perkuliahaan dan menjalani pekerjaan sebagai perwira, taruna/i tidak canggung lagi menghadapi segala hal di kapal dan dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan professional.

Dikatakan Septo Hindianthoro selaku pembantu direktur 1 AKMI Suaka Bahari Cirebon mengatakan ujian ini digelar guna menciptakan perwira pelayaran niaga untuk mengawaki kapal-kapal niaga baik di luar maupun dalam negeri. Terdapat dua jeni ujian yaitu Pra Prala dan Pasca Prala. “Semua ujian yang dilakukan berupa ujian tulis,” tuturnya.

Lanjutnya, ada delapan mata ujian yang diujikan untuk jurusan Nautika pada Pra Prala yaitu Pelayanan Astronomi, Ilmu Pelayaran Darat, Kompas dan Sistem kemudi, Prosedur Darurat dan SAR, Meterologi, Isyarat Visual, Pencegahan Polusi, dan Hukum Maritim. Sedangkan jurusan Teknika ada lima mata ujian yaitu Pencegahan polusi, hukum maritim, konstruksi dan stabilitas kapal, Sistem Perawatan dan Permesinan, serta Teknologi Bahan. Sementara itu untuk tingkat pasca prala jurusan Nautika ada enam mata ujian yang diujikan di antaranya Sistem Navigasi Elektronik, P2TL dan DInas Jaga, Olah Gerak dan Pengendalian Kapal, Penanganan dan Pengaturan Muatan, Kontrol Trim dan Stabilitas Kapal, serta Bahasa Inggris. Lalu ada sembilan mata ujian yang diujikan untuk jurusan nautika yaitu Perbengkelan, MPU, Permesinan Bantu, Elektronika, Sistem Kontrol, Perawatan Mesin, Bahasa, Dinas Jaga, dan Teknik Listrik. “Ujian tersebut diuji langsung oleh Kementrian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Dan Penguji Keahlian Pelaut. Khusus ujian prakrtik bagi test pasca prala akan dilakukan langsung di Jakarta,” tuturnya.

Adapun total taruna/i AKMI Suaka Bahari Cirebon yang mengikti Ujian Profesi Pelaut ini adalah 151 untuk Pra Prala dan Pasca Prala sebanyak 87 orang. Ke depan, Septo berharap usai diselenggarakannya UKP ini taruna/i AKMI Suaka Bahari Cirebon siap bersaing di pasar domestik maupun regional sebagai pelaut dengan jabatan sebagai perwira pelayaran niaga, baik pada nautika deck atau mesin. “Ketika lulus, sertifikat yang didaptkan nanti bisa berlaku untuk berlayar ke Luar Negeri. Semoga taruna/i AKMI Suaka Bahari Cirebon bisa membuktikan bahwa mereka adalah taruna/i yang berkualitas dan berprestasi,” pungkasnya.